Thursday, November 10, 2016

Untuk Beliau: Gus Mus (K.H. Ahmad Mustofa Bishri)



Menjadi alim Uama bukan hal mudah
sebab Ulama tak sekedar pandai berkhotbah

Ulama harus pandai membaca zaman
agar ajaran agama dapat terus relevan

Tak gemar membuat penghakiman
sebab menghakimi adalah haknya Tuhan

Seperti itulah sosok Gus Mus yang kharismatik
Istiqomah dalam mengayomi dan mendidik

Ulama yang bisa berbicara melalui sastra
mampu menghidupkan rasa dengan seni rupa

Nasihat-nasihatnya tak bikin gaduh
Puisi-puisinya terasa teduh
Tulisannya amat menyentuh

Dapat bergaul dengan siapa saja
dari politisi hingga jelata
tanpa kehilangan wibawanya sebagai ulama'

Karena Indonesia adalah bangsa Bhineka
Ulama harus jadi guru bagi semua
dapat merangkul siapa saja

Itulah teladan yang diberikan Gus Mus
Kiai yang berdakwah dengan berbagai jurus

Semoga akan selalu ada sosok Gus Mus dimana saja
agar Islam terus menjadi rahmat bagi semesta


(Najwa Syihab untuk Gus Mus)

Hai manusia, tetaplah menjadi manusia, memahami manusia, dan memanusiakan manusia
Jangan hanya menjadi pemuja daging, sedangkan lupa adanya jiwa

Hai manusia, jadilah engkau bagai embun yang menyejukkan
Jangan seperti rumput kering, yang jika terkena puntung rokok sedikit saja langsung terbakar

Hai manusia, berdamailah dengan hatimu
Pun demikian berdamailah bersama mereka "saudaramu"

Hai manusia empunya Quran dan Sunnah
Belajarlah berdialog baik dengan sesama empunya Quran dan Sunnah
Jika kalian tak mampu melakukannya,
lalu mungkinkah kalian melakukan itu kepada yang tak berpunya Quran dan Sunnah??

Hai manusia Indonesia, jadikan tanah ini rumahmu
bukan tanah tempat bertarung berebut kuasamu

Untuk beliau guruku, terima kasih atas segala ilmu
ilmu khidmat yang tak ku dapati dari yang lain

Untuk beliau guruku, melihat parasmu
 bisa ku rasakan betapa indah dan damainya agamaku

Untuk beliau guruku, mendengar tuturmu
kurasakan betapa tingginya maqammu

Guruku
meski kita belum pernah bersua
meski aku baru saja mendapatimu
aku telah begitu mencintaimu
Semoga Allah senantiasa merahmatimu
Guruku
"K.H. Ahmad Mustofa Bishri"

(dikutip dari tutur beliau, guru saya, K.H. Ahmad Mustofa Bishri)
Share:

1 comment:

Aku Bangga Jadi Santri