Menjadi alim Uama bukan hal mudah
sebab Ulama tak sekedar pandai berkhotbah
Ulama harus pandai membaca zaman
agar ajaran agama dapat terus relevan
Tak gemar membuat penghakiman
sebab menghakimi adalah haknya Tuhan
Seperti itulah sosok Gus Mus yang kharismatik
Istiqomah dalam mengayomi dan mendidik
Ulama yang bisa berbicara melalui sastra
mampu menghidupkan rasa dengan seni rupa
Nasihat-nasihatnya tak bikin gaduh
Puisi-puisinya terasa teduh
Tulisannya amat menyentuh
Dapat bergaul dengan siapa saja
dari politisi hingga jelata
tanpa kehilangan wibawanya sebagai ulama'
Karena Indonesia adalah bangsa Bhineka
Ulama harus jadi guru bagi semua
dapat merangkul siapa saja
Itulah teladan yang diberikan Gus Mus
Kiai yang berdakwah dengan berbagai jurus
Semoga akan selalu ada sosok Gus Mus dimana saja
agar Islam terus menjadi rahmat bagi semesta
(Najwa Syihab untuk Gus Mus)
Hai manusia, tetaplah menjadi manusia, memahami manusia, dan memanusiakan manusia
Jangan hanya menjadi pemuja daging, sedangkan lupa adanya jiwa
Hai manusia, jadilah engkau bagai embun yang menyejukkan
Jangan seperti rumput kering, yang jika terkena puntung rokok sedikit saja langsung terbakar
Hai manusia, berdamailah dengan hatimu
Pun demikian berdamailah bersama mereka "saudaramu"
Hai manusia empunya Quran dan Sunnah
Belajarlah berdialog baik dengan sesama empunya Quran dan Sunnah
Jika kalian tak mampu melakukannya,
lalu mungkinkah kalian melakukan itu kepada yang tak berpunya Quran dan Sunnah??
Hai manusia Indonesia, jadikan tanah ini rumahmu
bukan tanah tempat bertarung berebut kuasamu
Untuk beliau guruku, terima kasih atas segala ilmu
ilmu khidmat yang tak ku dapati dari yang lain
Untuk beliau guruku, melihat parasmu
bisa ku rasakan betapa indah dan damainya agamaku
Untuk beliau guruku, mendengar tuturmu
kurasakan betapa tingginya maqammu
Guruku
meski kita belum pernah bersua
meski aku baru saja mendapatimu
aku telah begitu mencintaimu
Semoga Allah senantiasa merahmatimu
Guruku
"K.H. Ahmad Mustofa Bishri"
(dikutip dari tutur beliau, guru saya, K.H. Ahmad Mustofa Bishri)